23 May 2019

Lomba Cipta Menu B3A, Peringatan HUT Ke-34 Yayasan Kanker Indonesia dan Khitanan Massal

Pembangunan Nasional pada dasarnya merupakan usaha peningkatan kualitas sumber daya manusia yang dilakukan secara berkelanjutan, berlandaskan kemampuan nasional yang pada gilirannya akan mampu mempercepat proses pembangunan dan akan meningkatkan kualitas hidup manusia. Hal tersebut perlu didukung oleh beberapa aspek, salah satunya bidang kesehatan yang merupakan kebutuhan hakiki setiap orang. Demikian disampaikan Bupati Kulonprogo, Toyo S Dipo dalam acara Lomba Cipta Menu Pangan Beragam Bergizi Berimbang dan Aman (B3A) serta Peringatan HUT ke-34 Yayasan Kanker Indonesia Cabang Kulonprogo, di Rumah Dinas Bupati, Selasa (28/06).


Dalam kesempatan tersebut, Bupati berharap agar masyarakat bisa menciptakan menu pangan yang baru dan beraneka ragam yang bisa diterima oleh semua kalangan, sehingga menu tersebut nantinya bisa merupakan menu alternatif selain menu yang telah ada selama ini dan mampu memberikan variasi pilihan bagi masyarakat untuk mengolah aneka menu sehat dari bahan pangan yang ada.


"Di sisi lain, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membudayakan pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi, berimbang dan aman dalam jumlah dan komposisi yang cukup, guna memenuhi gizi untuk mendukung hidup sehat dan aktif. Dengan demikian diharapkan kesehatan akan terjaga semenjak masih ada dalam kandungan, ketika lahir, pada usia balita dan masa pertumbuhan, pada masa dewasa dan produktif, sampai dengan masa ketika berusia lanjut," ungkap Toyo Santoso Dipo.


Sementara itu menurut Bambang Haryatno, Direktur RSUD Wates, Peringatan HUT Yayasan Kanker Indonesia (YKI) di Kulonprogo dipusatkan di rumah dinas Bupati Kulonprogo, dengan kegiatan antara lain pemberian bantuan pengobatan bagi siswa yang menderita kanker, pemberian penghargaan bagi pengurus YKI yang telah mengabdi selama 10 tahun, khitanan massal bekerja sama dengan Tim Medis RSUD Wates. Selain itu HUT YKI Kulonprogo juga dilaksanakan bersamaan dengan Lomba Cipta Menu yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan mendorong kreatifitas masyarakat dalam mencipatakan serta mengkonsumsi makanan beragam, bergizi dan berimbang.


Untuk membantu pelajar penderita kanker YKI menyelenggarakan program Koin Peduli Kanker bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kulonprogo. Bantuan berupa koin dikumpulkan dari sekolah-sekolah di Kulonprogo tersebut berjumlah Rp 75.934.000, namun jumlah yang disalurkan digenapkan Rp 76.000.000, dan disalurkan ke penderita melalui tabungan yang setiap saat periksa bisa diambil. Penderita yang mendapatkan bantuan pada mulanya hanya 3 orang, kemudian berkembang menjadi 8 orang, yaitu Titah Pramuditya, Izzudin Hanif, Eko Susanto, Fitri Lestari, Tristin, Angelina Solarasia Septiani, Dwi Yanuar dan Sukma. "Sedangkan khitanan massal kali ini diselenggarakan oleh YKI dan diikuti oleh 36 anak yang berasal dari beberapa kecamatan di Kulonprogo, selain khitanan massal, YKI juga menyediakan layanan pemeriksaan EVA gratis, dua kali setiap tahun," ungkap Bambang. Acara khitanan massal tersebut juga dihadiri Calon Bupati dan Wakil Bupati Kulonprogo terpilih 2011 - 2016, Hasto Wardoyo dan Sutedjo. Dalam acara tersebut Dokter Hasto, sebutan akrabnya, menenangkan seorang peserta yang nampak ketakutan saat disunat dengan bercanda dengan anak tersebut.(-)

 

Tags :  

Berita Terkait

SubDomain