23 May 2019

SENSUS PENDUDUK 2010 DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PROGRAM KB NASIONAL

PENDAHULUAN

Hasil sensus penduduk 2010 yang merupakan hasil penghitungan cepat Badan Pusat Statistik (BPS) telah mengundang banyak reaksi publik, bahkan banyak beragam pemikiran tatkala hasil penghitungan angkanya mencapai 237.556.353, atau jika dibulatkan menjadi 238 juta jiwa. Hal ini diluar prediksi awal oleh BPS atau lembaga kependudukan, yaitu 234 juta jiwa. Capaian ini bisa dikarenakan membengkaknya angka kelahiran di berbagai daerah, adanya pertambahan penduduk alamiah atau bisa terjadi karena kualitas pelayanan kesehatan yang lebih baik dan memacu meningkatnya usia harapan hidup. Penduduk alamiah yang semakin tinggi disebabkan adanya pendatang sebagai tenaga kerja baru, bisa terlihat pada pertumbuhan penduduk provinsi Riau diatas 3,59% dan berbagai daerah lain yang dikarenakan tingkat kelahiran membengkak seperti provinsi Banten, Jawa Barat, Lampung dan Sumatera Utara.

Disisi lain jumlah penduduk yang semakin besar memberikan tantangan bagi bangsa kita untuk bekerja lebih keras dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat, menciptakan kesempatan kerja, mengurangi kemiskinan, meningkatkan pendidikan dan kesehatan, infrastruktur dan memberikan pelayanan publik yang terbaik.

Tentunya Pemerintah sudah punya komitmen bagaimana mengelola pertumbuhan penduduk Indonesia secara baik, mengingat penduduk Indonesia sudah peringkat 4 dunia.

TUJUAN

Tujuan Umum :

Memberikan informasi tentang hasil sensus penduduk 2010 kepada seluruh lapisan masyarakat dan implikasinya terhadap Program KB Nasional saat ini.

Tujuan Khusus :

Menggali berbagai opini maupun kebijakan yang berlaku untuk memperoleh informasi yang cukup akurat, rasional dan dapat menjadi solusi dalam memilih dan menentukan kebijakan kependudukan dan proram KB dimasa yang akan datang.

Selengkapnya silakan download file

Tags :  

Berita Terkait

SubDomain