23 Mar 2019

TPA BANYUROTO MULAI DI UJI COBA

Tempat pembuangan ahkir (TPA) sampah Ringinardi tidak lagi mampu menampung sampah pembuangan dari Kota Wates. Sebagai solusinya, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) kini melakukan uji coba pembuangan di wilayah TPA Banyuroto, Nanggulan.


Kabid Kebersihan dan Pertamanan DPU, Suroto Senin (27/9) menuturkan masa uji coba ini akan dilaksanakan hingga akhir tahun mendatang. Setiap harinya ada sekitar 11 truk sampah yang akan melakukan pengangkutan.


Sebelumnya sampah ini dibuang di TPA Ringinardi, Karangsari, Pengasih. Namun ke depan semuanya akan dibawa ke TPA terpadu yang akan dibangun di Banyuroto Nanggulan. "Ini masih dalam masa uji coba, sampai Desember," ujar Suroto. Menurutnya, secara kuantitas sampah sebenarnya masih cukup minim. Setiap harinya hanya 70-80 meter kubik saja, dan jauh dibanding kabupaten lain di DI  Yogyakarta. Hanya saja Pemkab akan menangani masalah sampah agar tidak menjadi permasalahan yang komplek.

Dari uji coba yang telah dilakukan, imbuh Suroto, kondisi jalan di sekitar TPA Banyuroto masih belum siap. Landasan yang ada belum bisa digunakan untuk kegiatan pembuangan. Akibatnya sampah hanya dibuang di tepi jalan aspal. Selebihnya menggunakan alat berat, karena tidak bisa sampai di tengah-tengah. "Ke depan sampah akan diolah, tidak seperti sekarang yang hanya ditutup dengan tanah," tuturnya.


Sementara Wakil ketua I DPRD Sudarto berharap pengelolaan sampah dilakukan sejak dini. Mungkin saat ini sampah belum menjadi permasalahan yang komplek di Kulon Progo. Namun dengan perkembangan investasi dan rencana megaproyek, sangat mungkin produksi sampah akan meningkat. Sehingga permasalahan sampah harus diminimalisir sedini mungkin. (-)

Tags :  

Berita Terkait

SubDomain