25 Aug 2019

PURNOMO YUSGIANTORO RESMIKAN PONDOK GRATIA SENDANGSONO

Menteri Pertahanan RI Prof.Dr.Ir.Purnomo Yusgiantoro, M.Sc,MA, Jum'at (17/9) meresmikan Pondok Gratia di Promasan Sendangsono, Banjoroya Kalibawang. Kedatangan Menhan dan rombongan disambut Bupati Kulon Progo H.Toyo Santoso Dipo beserta Muspida Plus, dan Pastur Paroki Promasan Romo Agustinus Ariawan,Pr.


Sebenarnya kunjungan mantan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) di kompleks tempat ziarah Goa Maria Sendangsono bukan selaku Menhan tetapi selaku pribadi yang membantu pembangunan Pondok Transit Sendangsono yang diresmikan serta diberi nama Pondok Gratia. "Jangan keliru ya teman - teman wartawan, saya kesini bukan kapasitas sebagai Menhan lho, tetapi pribadi yang ikut peduli dengan pembangunan di Sendangsono ini,"katanya. Ditambahkan, peran serta dalam mewujudkan pembangunan Pondok Gratia
lebih di latar belakangi dengan telah berhasilnya membangun tempat wisata Ketep di Magelang bersama mantan Gubernur Jawa Tengah Mardiyanto saat itu, dan sekarang menjadi obyek wisata andalan di Jateng ditandai banyak turis berdatangan. "Kedepan diharapkan keberadaan Sendangsono akan seperti di Ketep, menjadi obyek wisata yang banyak didatangi turis sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya yang ada"katanya.


Dalam kesempatan tersebut Purnomo yang datang beserta istrinya, tertarik dengan kerukunan antar agama, antar ras di Sidoarjo Jawa Timur, yang indah bersatu. "Saya tertarik sekali dengan kerukunan antar agama, ras di Sidoarjo Jatim, mereka ribuan orang bersama berkumpul bersatu terasa indah, alangkah baiknya kalau ini juga terjadi di daerah lain," katanya


Setelah membantu pembangunan Pondok Gratia yang lokasinya tepat di depan Wisma  Ibu Gedung pertemuan Paroki Promasan dan Gereja Katolik Santa Perawan Maria Lourdes, Purnomo juga akan membantu membangun pemandian di lokasi Ziarah Goa Maria Sendangsono, sebagai tempat air suci, sehingga selain peziarah juga mendatangkan turis. Untuk mewujudkan pembangunan Pemandian dalam kesempatan tersebut tim ahli geologi dari Kementrian ESDM yang turut bersama rombongan Menhan langsung melakukan pembicaraan serius dengan Bupati Kulon progo serta dilanjutkan melakukan peninjauan lapangan.


Sementara Bupati Kulon progo H Toyo Santoso Dipo, mengatakan bahwa kondisi kehidupan antar umat beragama dan antar agama di wilayahnya kondusif, karena
tanpa kerukunan sulit untuk melakukan pembangunan dalam rangka mensejahterakan masyarakat.


Sedangkan Pastur Paroki Promasan Romo Agustinus Ariawan,Pr menjelaskan pembangunan Pondok Transit Sendangsono yang diberi nama Pondok Gratia yang bermakna rahmat atau anugrah dimulai pembangunannya bulan September 2009 sampai September 2010 menghabiskan biaya Rp.410 juta. Bangunan dua lantai yang dilengkapi kamar kecil, kamar mandi digunakan untuk istirahat setelah lelah melakukan jalan salib dari Sendangsono yang berjarak sekitar 1 km serta tempat pengarahan atau pembinaan sebelum jemaat melakukan jalan salib ke Sendangsono.

Tags :  

Berita Terkait

SubDomain