25 Aug 2019

Kunjungan Bupati kepada Ulama

Dalam upaya untuk mempererat hubungan pemerintah pada ulama, Bupati dan jajaran pejabat di Pemkab Kulonprogo serta Muspida melakukan silaturahim kepada para ulama di lima pondok pesantren di Kabupaten Kulonprogo, yaitu PP Al Miftah, Nanggulan, PP
Al Hidayah, Temon, PP An Nadwah, Wates, PP Darul Ulum, Galur, dan PP Nurul Haromain, Sentolo, hari Rabu (15/09).


Rombongan berangkat dari Rumah Dinas Bupati pukul 09.00 menuju PP Al Miftah, Jatisarono, Nanggulan. Ikrar halal bil halal di PP Al Miftah diucapkan oleh Wakapolres Kulonprogo, Aap S. Yasin dan diterima oleh KH Ahmad Jironi, Pengasuh dan cucu pendiri Ponpes ini, KH. R Ikhsan Asyhari. Setelah beramah tamah dengan santri dan pengasuh PP Al Miftah rombongan melanjutkan perjalanan ke PP Al Hidayah, Karangwuluh, Temon.
Di Ponpes ini Bupati Toyo S Dipo mengucapkan ikrar syawalan dan sungkem kepada Mbah Dullah, panggilan akrab KH Abdullah Syarifuddin, pengasuh PP Al Hidayah. Setelah beramah tamah, Bupati beserta rombongan melanjutkan perjalanan menuju PP An Nadwah, Bendungan, Wates yang diasuh oleh KH Syaifuddin. Di Ponpes ini Drs. H Nurhamid M.Pdi, dari Kemenag Kulonprogo, mengikrarkan syawal dan diterima oleh KH Syaifuddin. Setelah sholat zhuhur berjamaah dan beramah tamah, perjalanan dilanjutkan ke PP Darul Ulum, Karangsewu, Galur. Di Ponpes yang didirikan tahun 1932 ini ikrar syawalan dilakukan oleh Ketua DPRD Kulonprogo, Yuliardi, SAg dan diterima oleh Ketua Dewan Pembina PP Darul Ulum, H Suwarjono, BA. Dijelaskan oleh Suwarjono, Ponpes ini menempati 2 lokasi yaitu Tirtobayan dan Karangsewu. Meski sederhana, namun Ponpes ini juga pernah menjadi tempat KH AR Fakhruddin (Alm.) menimba ilmu pada masa-masa awal berdirinya ponpes.


Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ke Ponpes Nurul Haromain, Tuksono, Sentolo. Ikrar syawalan dilakukan oleh Dandim 0731 Klp., A. Basar dan diterima oleh KH. Sirojan Munira Abdurrahman, pengasuh PP Nurul Haromain di tengah-tengah hujan lebat yang mengguyur. Dalam nasihatnya, Mbah Dullah, Pengasuh PP Al Hidayah, menyampaikan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, ada 4 tiang negara, yaitu, ilmu para ulama, pemerintah yang adil, kedermawanan para orang kaya, dan doa para rakyat dan fakir miskin.


Semoga dengan bersatunya ulama dan umaro, keempat tiang agama tersebut dapat terjaga. Silaturahmi pemerintah ke ulama adalah hal yang baik dan perlu terus dijaga, sehingga bisa saling mengingatkan dan bantu-membantu dalam membangun masyarakat dengan mengharap keridhoan Allah SWT.


Pada umumnya para pengasuh Ponpes sangat berbesar hati karena pihak pemerintah kabupaten mau memperhatikan dan bersilaturahmi dengan para ulama dengan datang di ponpes. Bahkan selain saling meminta maaf, para ulama mendoakan setelah berpuasa 1 bulan penuh, seluruh amal yang telah dikerjakan diterima Allah SWT, diberi umur panjang, serta pemerintah diberi bimbingan oleh Allah SWT, diberikan jalan yang benar sebagai pengemban amanat rakyat, menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat.


Tugas para ulama dalam menjaga keimanan masyarakat dan tugas pemerintah menjaga keamanan masyarakat. Jika kedua peran tersebut dilakukan dengan baik sesuai perintah Allah SWT dan RasulNya negara yang "baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur" insya Allah akan tercapai. Dan selanjutnya masyarakat akan aman tenteram dan sejahtera. Para ulama juga berdoa agar seluruh masyarakat Kulonprogo selalu diberi payungan rahmat Allah SWT. Selain bersilaturahim dengan para ulama, pemerintah juga memberikan bantuan dari Badan Amil Zakat, senilai Rp 1.000.000,- untuk tiap Ponpes.

Tags :  

Berita Terkait

SubDomain