23 May 2019

KESIAPAN PARIWISATA DI KAB. KULON PROGO MENYAMBUT LEBARAN

Pariwisata Kulonprogo menjadi salah satu bagian dari pengembangan pariwisata di DIY, hingga saat ini daerah pariwisata sudah ditunjang dengan infrastruktur yang memadai. Jenis wisata yang ditawarkan Kab. Kulonprogo sangat beragam, antara lain wisata laut, wisata pegunungan, gua, wisata ilmiah dan juga ada wisata ritual. Menghadapi musim liburan lebaran tahun ini, Pemerintah Kabupaten telah menyiapkan fasilitas pendukung, terutama di wilayah wisata pantai, keamanan sudah disiapkan bersama instansi terkait, termasuk Kepolisian, Pol PP, Kesbanglimas dan, Angkatan Laut. Mengingat biasanya pada masa liburan lebaran tempat wisata yang sangat ramai adalah di Pantai Glagah terutama pada H+2 setelah lebaran. Keamanan wisatawan juga ditunjang dengan penyisiran pantai terhadap bahaya hewan-hewan laut yang perlu diwaspadai, seperti ubur-ubur, ikan-ikan
beracun dan juga pada keadaan cuaca sekitar pantai.


Dalam dialog interaktif antara Wakil Bupati dan masyarakat, Jumat (3/9), banyak pertanyaan seputar pariwisata di Kulonprogo antara lain objek wisata baru Gua Lawang Sih, harga tiket pariwisata, rencana pembangunan bandara internasional, acara hiburan rakyat, dan kuliner khas Kulonprogo. Ada juga perhatian dari masyarakat untuk melindungi pantai dari bahaya abrasi dengan mengembangkan hutan bakau. Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati, Drs. H. Mulyono mengatakan bahwa masyarakat perlu memahami bahwa bandara udara internasional, meskipun berada di Kulonprogo, adalah milik Indonesia, bukan hanya Kulonprogo, rencananya bandar udara tersebut letaknya di Desa Bugel, Kec. Panjatan, dekat jalur lintas selatan. Pengerjaannya membutuhkan waktu sekitar 4 - 5 tahun, dan diharapkan 2 tahun mendatang proyek ini sudah sudah bisa dimulai sehingga pada tahun 2016 bandara udara sudah aktif. Fasilitas lain termasuk fasilitas olahraga sudah dipersiapkan dalam desain bandara tersebut.


Mulyono menambahkan, untuk materi hiburan rakyat sudah disiapkan di Pantai Trisik, Glagah, Suroloyo yang berujud antara pentas band/dangdut dan kesenian tradisional, untuk Hargowilis dan Pantai Trisik ada acara mancing bersama. Juga ditawarkan objek wisata baru yang baru dua bulan lalu dibuka, yaitu Goa Lawang Sih baru dibuka beberapa bulan yang lalu dan masih asli. Gua ini terbentuk secara alami dengan stalagtit dan stalagmit yang indah dan tetesan-tetesan air di batu-batu kapur. Keindahan alam di gua ini didukung oleh suasana pedesaan dengan keramahan penduduknya dan berbagai aktifitasnya serta perbukitan menoreh. Gua ini cocok untuk ziarah umat Katolik, karena di dalamnya ada patung Maria.


Menanggapi permasalahan abrasi pantai, Mulyono menyatakan baha di sepanjang garis pantai 200 m dari pantai Kulonprogo tidak boleh ada perusakan, karena merupakan daerah konservasi, sedangkan penanaman bakau sudah dilakukan di Pantai Pasir Mendit, Jangkaran, seluas 50 hektar.


Untuk musim mudik lebaran tahun ini Wabup berharap agar masyarakat bersedia membantu para pemudik untuk memberi tahu jalan alternatif tercepat menuju tempat tujuan pemudik, sehingga jalan raya utama tidak terlalu penuh oleh kendaraan pemudik, terutama di sepanjang Kulonprogo (Ism).

Tags :  

Berita Terkait

SubDomain