23 Mar 2019

BUPATI TANTANG TIGA LEMBAGA BUAT SISTEM BAYAR PAJAK

Pelaksanaan pengumpulan penerimaan pajak bumi dan bangunan di kabupaten Kulon Progo dilaksanakan di awal bulan Februari tahun 2019. Sosialisasi dan Penyerahan surat pemberitahuan pajak  terutang pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (SPPT PBB P2) serta panutan pajak tahun 2019 digelar di aula Adikarto gedung kaca, kompleks Pemda Kulon Progo. Senin (7/2/2019) yang dihadiri Bupati Kulon Progo Dr. Hasto Wardoyo, SP. OG.

Turut hadir wakil bupati Drs.H Sutejo, unsur Forkopimda, pimpinan PT. Bank BPD DIY Cabang Wates, pimpinan PT. Bank BNI Cabang Yogyakarta, PT. Pos Indonesia cabang Wates, Kepala KPP Pratama Wates, Kepala BKAD kabupaten se DIY dan segenap perwakilan OPD, dan Kepala desa sekabupaten Kulon Progo.

Pada tahun ini ketetapan PBB P2 kabupaten Kulon Progo sebanyak 338.652 lembar SPT dengan nominal uang Rp 25.496.396.651,00. (Dua puluh lima milyar empat ratus Sembilan puluh enam juta tiga ratus Sembilan puluh enam enam ratus lima puluh satu rupiah). Sedangkan sisa pokok ketetapan yang belum terbayar (tunggakan pajak) untuk tahun 2018 yang nilainya di atas 10%.

Untuk selanjutnya Bupati menyerahkan SPPT PBB-P2 tahun 2019 kepada 12 kecamatan di Kulon Progo yang selanjutnya akan diserahkan kepada wajib pajak melalui desa dan kelurahan dan kepada wajib pajak panutan yakni PT. Angkasa Pura 1, PT. Putra Patria, PT. Suncang Indonesia, dan CV. Cahaya Hidup.  

Dalam sambutannya Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo menyampaikan mengoptimalkan pencapaian pajak secara sistematis, terpadu dan berkesinambungan.

“Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman serta komitmen untuk mengoptimalkan pencapaian pajak secara sistematis, terpadu dan berkesinambungan, yang secara khusus dapat menopang pencapaian kabupaten Kulon progo menuju masyarakat sejahtera,” kata Hasto.

Hasto menambahkan pemungutan PBB-P2 tahun 2019 ini bekerjasama dengan tiga Lembaga untuk menerima pembayaran PBB P2 yaitu Bank BPD DIY, Bank BNI cabang Yogyakarta dan PT. Pos Indonesia. Dalam sambutannya bupati memberikan tantangan kepada tiga lembaga ini selaku Lembaga pemungutan pajak.

“Untuk tahun 2020 saya menantang ke tiga Lembaga yakni Bank BPD DIY, Bank BNI cabang Yogyakarta dan PT. Pos Indonesia, membuat suatu sistem yang lebih baik, dalam arti pembayaran SPPT PBB P2, yakni pembayaran secara virtual. Jadi tidak lagi kolektif secara massal sehingga ada kemudahan untuk pembayaran pajak dan mendukung Always on dan smart city,” jelasnya.

Di acara tersebut juga dibuka pembayaran pajak yang digelar Bank BPD DIY selaku lembaga penerima pembayaran SPPT PBB. Bupati dan wakil Bupati dalam kesempatan tersebut membayarkan SPPT PBB P2 untuk yang pertama.  

Selanjutnya bupati mengucapan terimakasih seluruh camat dan kepala desa sekabupaten Kulon Progo.  Serta berpesan agar lebih intensif melakukan sosialisasi dan pendekatan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat akan pentingnya membayar pajak. Dan Aparatur Sipil Negara (ASN) kabupaten Kulon Progo untuk menjadi contoh yang baik di masyarakat dalam ketaatan membayar pajak pada awal waktu.

 

 

Tags :  
Kulon Progo
 
Pajak
 
Sosialisasi

Berita Terkait

SubDomain