20 Mar 2019

Mantan Napi dan Anjal Bantu Bedah Rumah

Jika sebelumnya sering mabuk-mabukan dan meresahkan masyrakat, mantan narapidana dan anak jalanan yang sudah insaf dan tergabung dalam FPKP membantu Bedah Rumah di Kulon Progo. Ini didasari keprihatinan FPKP karena masih banyaknya rumah warga yang belum layak huni.

FPKP (Forum Peduli Kulon Progo) dibentuk 28 Oktober 2017 dikoordinir oleh Robet (Robit Ul Ikhrom) dan Bimo. Dengan moto Semangat Tanpo Sambat (bersemangat tanpa mengeluh) FPKP mengajak para donatur untuk membantu bedah rumah dan masing-masing rumah diberikan bantuan sebesar Rp. 15 juta, untuk rumah Bapak Ngadimin dan Layem warga pedukuhan Bulak Tuksono Sentolo

Bersama panitia bedah Rumah dan masyarakat FPKP mengerjakan bedah rumah siang malam, sehingga dalam 1 (satu) minggu berhasil membedah 2 (dua) unit rumah sehingga lebih layak huni dengan bangunan bahan kayu dan dinding dari BRC.

Ngadimin dan Layem sangat berterimakasih dengan bantuan bedah rumah ini, karena selain sudah manula, Ngadimin dan Layem sehari-hari hidup seorang diri, sehingga meringankan terbantu untuk memiliki rumah yang lebih layak.

Bupati Kulon Progo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) menilai luar biasa apa yang dilakukan oleh Robet dan Bimo. Mengajak orang yang baik berbuat baik saja kadang sulit, apalagi ini mengajak orang yang sebelumnya kurang baik untuk berbuat kebaikan.

"Ini luar biasa, dan yang membuat kita trenyuh" kata Bupati Kulon Progo yang menandai selesainya bedah Rumah dengan mengecat pintu milik ibu Layem. Gotong royong merupakan inti dari pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.


Pada kesempatan ini, Bimo dari FPKP menceritakan, meskipun rekening awal saat mau bedah rumah hanya Rp.800 ribu, tetap memberanikan diri bedah 2 (dua) rumah sekaligus. Dengan semangat dan bantuan donator dan gotong royong masyarakat akhirnya dapat terwujud. Dan bulan depan direncanakan akan bedah rumah di pedukuhan Krebet Tuksono Sentolo.

Bimo menyampaikan terimakasih kepada Astra DIY, Aditya Bendungan, Jago 99, Rumah Makan Sri, donator lain, masyarakat yang ikut membantu bedah rumah sehingga dapat berjalan sukses.

Pada Minggu, (12/8/2018), selain bedah rumah milik Bapak Ngadimin dan Ibu Layem, Bupati Kulon Progo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) bersama Wakil Bupati Kulon Progo Drs.H.Sutedjo, Asda I
Kepala Bagian Adm.Kesra dan Kemasyarakatan, PNS dari Inspektorat Daerah Kab Kulon Progo juga ikut membantu bedah rumah milik Bapak Sagirin warga Wora Wari Sukoreno Sentolo, dengan sumber dana dari APBDes Sukoreno sebesar Rp.12,5 juta dan swadaya masyarakat.

Bahkan Ketua BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila) Prof Hariyono yang juga hadir ikut memberikan bantuan untuk 3 (tiga) rumah yang dibedah, dan ikut serta bergotong royong.

Prof Hariyono sangat mendukung apa yang sudah dilakukan di Kulon Progo dalam pengamalan Pancasila. Gotong royong bedah rumah yang dilaksanakan di Kulon Progo merupakan salah satu bentuk pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, dan sangat membantu masyarakat yang membutuhkan. Sehingga perlu didukung dan dilestarikan. Bahkan Bela Beli Kulon Progo juga merupakan wujud dari pengamalan Pancasila.
(at@humaskp)

 

Tags :  
Bupati
 
Wabup bersama FPKP

Berita Terkait

SubDomain