20 Mar 2019

PEMERINTAH PUSAT DUKUNG TAMBANG PASIR BESI KULON PROGO

Pemerintah pusat mendukung rencana mega proyek penambangan pasir besi di wilayah pesisir selatan Kabupaten Kulonprogo, DI Yogyakarta, karena proyek senilai US$500 juta lebih itu termasuk prioritas guna menyukseskan program nasional pembangunan industri baja berbasis sumber daya lokal.

Hal ini dikatakan Kabag TI dan Humas Setda Kabupaten Kulonprogo, Drs.Widodo , Senin (4/4), mengutip keterangan Direktur Industri Material Dasar Logam Kementerian Perindustrian, Ir. I.Gusti Putu Suryawiryawan.
"Keberadaan perusahaan pemrakarsa penambangan pasir besi PT.JMI sangat penting bagi program nasional. Karena itu Kementreian Perindustrian mengutus saya melihat lebih dekat rencana mega proyek ini," kata Putu saat meninjau pilot project penambangan pasir besi di Pantai Trisik , Karangsewu Galur, Sabtu (3/4).
Dalam kesempatan tersebut, Putut didampingi mantan Dirjen Mineral Pertambangan Umum dan Batu Bara (Minerba) Bambang Setiawan yang diterima CEO dan General Manajer PT JMI Dhon dan Mochsen Alhamid.
Kementerian Perindustrian memiliki program pengembangan industri baja berbasis sumber daya lokal karena industri besi baja merupakan basic pembangunan. Setiap ada pembangunan infrastruktur pasti membutuhkan besi baja. Sementara permintaan dengan penawaran besi baja nasional sangat tidak seimbang.
"Permintaan dalam negeri sudah melebihi 10 juta ton/tahun sementara kemampuan produksi Indonesia maksimal baru 4-6 juta ton/tahun. Kondisi itu memaksa harus impor besi baja. Karena itu, kita harus menguasai strategi produk besi baja," katanya.
Apalagi kualitas pasir besi di pesisir Kulonprogo sangat bagus, terbukti dengan bergabungnya pemilik teknologi dunia di bidang metalogi, yakni Ototech, untuk mengolah pasir besi. "Kalau kualitas pasir besi disini tidak bagus, tidak mungkin perusahaan sekaliber Ototech mau berinvestasi di Kulonprogo," katanya. (-).

Tags :  

Berita Terkait

SubDomain