REKOR UNTUK KULON PROGO TAMBAH 10 KASUS POSITIF COVID-19, DAN TAMBAH SATU KASUS PADA SABTU 12 SEPTEMBER 2020

Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Kulon Progo, pada hari Jumat, 11 September 2020 bertambah 10 kasus.dan tambah satu kasus pada hari Sabtu, 12 September 2020 hingga mencapai KP-105
Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid -19 Kabupaten Kulon Progo, Baning Rahayujati, penambahan kasus ini termasuk rekor, karena sangat tinggi dibanding kasus sebelumnya.
Tambahan 10 (sepuluh) kasus ini, yaitu KP-95, merupakan seorang laki-laki berusia 46 tahun, berasal dari Kapanewon Lendah, yang bersangkutan habis melakukan perjalanan dari Kendari Sulawesi Selatan dan saat ini sedang menjalani isolasi mandiri di rumah.
Selanjutnya, KP-96 merupakan perempuan berusia 51 tahun, berdomisili di Kapanewon Wates, melakukan perjalanan dari Wonosobo, dan saat ini yang bersangkutan menjalani isolasi mandiri.
Untuk KP-97 dan KP-98 merupakan seorang perempuan dan laki-laki berasal dari daerah yang sama yaitu Kapanewon Wates, dan saat ini juga menjalani isolasi mandiri.
Sedangkan untuk KP-99 merupakan seorang laki-laki berasal dari Kalibawang dan saat ini berada di RSUD Sleman.
Berikutnya KP-100 merupakan seorang perempuan dari Kapanewon Kokap pernah kontak langsung dengan KP-93, kini menjalani isolasi di RS Nyi Ageng Serang (NAS) Sentolo.
Sama halnya dengan KP-101 asal Kapanewon Kokap juga sempat kontak langsung dengan KP-93 dan kini berada di Rumah Singgah Teratai (RST).
Demikian juga dengan KP-102 juga dari Kapanewon Kokap dan kontak langsung dengan KP-93 masih diisolasi di RST.
Dua kasus berikutnya yaitu KP-103 merupakan seorang perempuan berusia 41 tahun berasal dari Temon pernah kontak langsung dengan suaminya dari Jakarta dan saat ini menjalani isolasi di RS. Bethesda.
Sedangkan KP-104, merupakan seorang laki-laki berumur 52 tahun dari Kapanewon Wates, mempunyai riwayat perjalanan dari Cikarang.
Baning menambahkan untuk pasien yang dinyatakan sembuh, yaitu : KP-48 asal Sentolo, KP-51 asal Lendah, KP-55 asal Sentolo, KP-77 asal Lendah, KP-80 asal Pengasih dan KP-85 asal Temon.
Sementara itu, pada hari Sabtu, 12 September 2020 Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid -19 Kabupaten Kulon Progo, Baning Rahayujati, menyampaikan bahwa terjadi penambahan satu kasus KP-105, merupakan seorang laki-laki berusia 54 tahun dari Kapanewon Galur, pernah kontak langsung dengan KP-92 dan sedang menjalani isolasi mandiri di Rumah.
“Dengan terjadinya penambahan Kasus 10 positif dalam satu hari tersebut merupakan rekor di Kulon Progo, sehingga RS Rujukan RSUD NAS dan RSUD Wates penuh,” jelas Baning.
Baning juga menyampaikan, bahwa pihaknya masih menunggu hasil lapangan, mana yang rumahnya kurang layak untuk isolasi mandiri akan dipindah di RST.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid -19 Kabupaten Kulon Progo, Baning Rahayujati, juga menyatakan, bahwa saat ini pada masa transisi dengan melakukan modifikasi disesuaikan perkembangan situasi, kesiapan masyarakat dan kemampuan Sumber Daya yang ada.
Dengan kejadian penambahan yang cukup tinggi di Kulon Progo ini, Baning menghimbau agar masyarakat jika tidak sangat penting sebaiknya tetap tinggal di Rumah.
“Kalau terpaksa hendak pergi tetap harus meleksanakan protokol kesehatan dengan menghindari kerumunan, jaga jarak, pakai masker, selalu cuci tangan dengan sabun pada air mengalir, dan menggunakan hand sanitizer, karena saat ini perilaku yang demikian itu adalah satu-satunya cara untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.” Tegas Baning.