PT.K24 Salurkan Bantuan Hand Sanitizer Dan Baju Hazmat Kepada Pemkab Kulon Progo

Kebutuhan tenaga medis akan Alat Pelindung Diri (APD) untuk oprasional penanganan pasien Covid-19 di fasilitas kesehatan menjadi suatu hal yang premier. Hal tersebut mengundang banyak simpati dari berbagai perusahaan, salah satunya PT.K24 Indonesia memberikan bantuan APD berupa hand sanitizer dan baju hazmat kepada Pemkab Kulon Progo untuk memenuhi kebutuhan tugas tenaga medis.

Bupati Kulon Progo Drs.H.Sutedjo secara simbolik menerima bantuan tersebut, Selasa (5/5/2020) di Kantor Bupati Kulon Progo. Dalam penyerahan bantuan, Bupati didampingi oleh Plt. Asisten Perekonomian Pembangunan dan SDA Ir.bambang Tri Budi Harsono, M.M, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kulon Progo dr.Sri Budi Utami, M.Kes dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulon Progo Drs.Ariyadi, tersebut menerima bantuan yang diserahkan pemilik Apotek K24 oleh dr. Gideon Hartono. Bantuan terdiri dari 5000 botol, 20 jeriken hand sanitizer dan 200 baju hazmat.

Bupati Kulon Progo Drs.H.Sutedjo menyampaikan ucapan terimakasih atas kepeduliannya dari K24 yang turut membantu Pemkab Kulon Progo dalam memenuhi kebutuhan APD untuk tenaga medis di rumah sakit rujukan di Kulon Progo. Karena tenaga kesehatan adalah pintu pertama untuk melayani pasien yang belum tahu, pasien tersebut sakit apa serta tenaga kesehatan ini yang setiap harinya kontak langsung dengan pasien.

“Kami atas nama Pemkab Kulon Progo memberikan apresiasi terhadap PT.K24 yang peduli terhadap tenaga kesehatan ini,” kata Sutedjo.

Menurutnya hand sanitizer tersebut akan didistribusikan melalui BPBD ke rumah isolasi atau rumah karantina yang disediakan setiap Kalurahan di Kulon Progo. Sedangkan untuk baju hazmat akan didistribusikan melalui Dinas Kesehatan Kulon Progo, ke RS rujukan Covid-19, RSUD Wates dan RSUD Nyi Ageng Serang.

Sementara itu, pemilik Apotek K-24 dr. Gideon Hartono mengatakan berharap dengan hand sanitizer yang dibagikan dapat mengcover untuk masyarakat yang kesulitan memperoleh hand sanitizer, karena, kita tahu di Kulon Progo secara khusus terdapat rumah isolasi mandiri untuk pemudik. Sehingga sangat dibutuhkan dan bermanfaat untuk mereka. “Selain itu, untuk APD yang saat ini langka, dengan bantuan APD standar medis yang diberikan dapat meringankan kelangkaan tadi,” ujarnya.

Terkait dibangunya pabrik milik dr. Gideon Hartono, dengan nama PT.Odixa Pharma Laboratories di Kapanewon Sentolo, saat ini dalam proses percepatan, “Sehingga kami berharap dapat melanjutkan dan memproduksi lebih besar lagi untuk hand sanitizer dan produk yang dibutuhkan masyarakat,” ujar Gideon

“Nantinya fokus pabrik tersebut sebagai pabrik obat herbal, yang siap bekerjasama dengan petani rakyat Kulon Progo khususnya, untuk bisa menampung hasil mereka. Sehingga kehadiran pabrik ini diharapkan menjadi salah satu sumbangsih bagi ekonomi masyarakat Kulon Progo, “ jelasnya.

Hal yang menarik dari hand sanitizer dari K24 dengan nama Henklin-ku ini adalah nama yang dipakai merupakan pilihan dari Bupati Kulon Progo, Hand sanitizer milik Kulon Progo dengan logo Bela Beli Kulon Progo dan pada saatnya akan dijual secara legal di Kulon Progo dengan distributor dari Aneka Usaha Kulon Progo.

“Jadi kami sudah carikan izin edarnya, secara legal sudah bisa diedarkan untuk masyarakat dan menjadi kebangaan Kulon Progo,” kata Gideon. MC Kulon Progo/hry.