Kasus Covid-19 Per 22 Februari 2021 Turun Drastis, Total Terkonfirmasi 2.702

Perkembangan Kasus Covid-19 di Kabupaten Kulon Progo Per 22 Februari 2021 menurun drastis dari hari sebelumnya, hanya bertambah 5 kasus positif dan yang dinyatakan meninggal 1 orang dengan status positif. Sedangkan yang telah menyelesaikan isolasi sebanyak 67 orang, mayoritas dari Kapanewon Temon.

Berdasarkan rilis data dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulon Progo, penambahan 5 kasus positif tersebut yakni :

  1. KP-2698 : (30 th/L), dari Brosot, Kapanewon Galur, status suspek, saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.
  2. KP-2699 : (61 th/L), dari Brosot, Kapanewon Galur, status suspek, sedang menjalani isolasi mandiri.
  3. KP-2700 : (61 th/P), dari Hargomulyo, Kapanewon Kokap, kontak erat dengan pelaku perjalanan dari Lampung, dirawat di RS PKU Yogyakarta.
  4. KP-2701 : (70 th/P), dari Jatirejo, Kapanewon Lendah, status suspek, dirawat di RS UII.
  5. KP-2702 : (33 th/L), dari Wates, Kapanewon Wates, dari hasil screening dinyatakan positif, saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Selanjutnya, 1 (satu) kasus positif yang dinyatakan meninggal pada 22 Februari 2021 adalah KP-2450 dari Kapanewon Nanggulan, di RSUD Wates. Sedangkan 67 orang yang telah selesai menjalani isolasi yaitu dari Kapanewon Wates 2 orang, Kapanewon Panjatan 10 orang, dan Kapanewon Temon 55 orang.

Sementara itu, terkait dengan perkembangan kegiatan Vaksinasi Covid-19 Kabupaten Kulon Progo sampai hari Senin, 22 Februari 2021, adalah sebagai berikut :

  1. Untuk Dosis I dengan target sasaran sebanyak 3.499 orang, yang telah melakukan registrasi ulang total 3.303 orang (94,4%). Sedangkan yang sudah diberi Vaksin sebanyak 2.632 orang (75,2%), yang masih ditunda vaksinasinya ada 395 orang dan yang tidak memenuhi syarat sebanyak 276 orang.
  2. Untuk Dosis II dengan target sasaran 2.632 orang, yang telah melakukan registrasi ulang sebanyak 2.351 orang (89,3%). Sedangkan yang telah diberi Vaksin sebanyak 2.297 orang, yang masih tertunda vaksinasinya ada 54 orang (2,3%) dan yang tidak memenuhi syarat vaksinasi ada 1 orang.

(Mn/MC/Kominfo)